Expos55.com  Palangka Raya – Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengungkapkan sampai saat ini pihaknya belum merekomendasikan berlakunya proses pembelajaran secara tatap muka di wilayah kota setempat.

Hal tersebut bukanlah tanpa sebab, mengingat kondisi sebaran covid-19 di Kota Palangka Raya hingga kini ini penyebarannya masih cukup tinggi yang ditandai meningkatnya kasus orang yang terinfeksi covid-19.

“Maka itulah kondisi ini belum memungkinkan untuk melakukan berbagai bentuk kegiatan yang bersifat berkumpulnya massa. Termasuk kegiatan belajar secara tatap muka,”ungkap Emi, Selasa (29/12/2020).

Perlu diketahui sambung Emi, untuk mekanisme rencana belajar tatap muka, maka tentu pihak satgas harus terlebih dahulu berkoordinasi dan melaksanakan rapat dengan pihak dinas pendidikan.

“Terutama berkoordinasi langsung dengan Wali kota Palangka Raya Fairid Naparin”,sebut Emi.

Sejatinya tambah Emi, pembelajaran tatap muka tentu bisa saja dilakukan sepanjang angka sebaran covid-19 bisa dikendalikan secara maksimal,

atau ditandai terus menurunnya kasus orang yang terinfeksi virus covid-19

“Termasuk didukung penyebaran vaksin oleh pemerintah pusat. Kalau berkaca pada sebaran covid-19 yang masih melonjak, maka saya rasa cukup berat untuk menerapkan sistem pembelajaran tatap muka,”tukasnya.

Emi berharap sebaran covid-19 di Kota Palangka Raya bisa terkendali, sehingga bisa dinyatakan sebagai zona hijau sebaran covid-19, dengan begitu aktifitas belajar peserta didik dapat berjalan normal kembali.(MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here