Palangka Raya Expos55.com Anggota Polresta Palangka Raya, Kalimantan Tengah menangkap seorang pria yang juga mantan karyawan jasa pengiriman yakni ID Expres, karena diduga mencuri paketan milik warga di gudang milik jasa pengiriman tersebut.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santoso melalui Kasat Reskrim Kompol Todoan Agung Gultom, Rabu, membenarkan bahwa anggotanya ada menangkap seorang pria bernama Fauzi (19) warga Jalan Rangas kota setempat.

“Benar yang bersangkutan mantan karyawan ID Expres yang kantor cabangnya di Jalan Temanggung Tilung. Ditangkapnya yang bersangkutan karena mencuri paket milik warga di gudang milik jasa pengiriman tersebut,” katanya saat disambangi di ruang kerjanya.

Dijelaskan Gultom, sebelum dilakukan penangkapan pelaku yang kini mendekam di sel Mapolresta Palangka Raya itu berawal lantaran sakit hati dipecat oleh atasannya.

Karena dipecat oleh atasannya, pada hari Jumat (28/1/2022) malam pelaku nekat masuk masuk ke dalam gudang paket milik jasa pengiriman tersebut, dengan cara menjebol plafon gudang itu.

Alhasil usai masuk ke dalam gudang, pelaku yang mengetahui persis mana saja paketan yang berisi barang mahal langsung menuju tempat tersebut.

Salah satunya ia mengambil satu paketan berisi satu unit handphone merk Iphone 13 Pro Max. Setelah mengambil barang paketan yang dipesan milik salah satu warga Kota Palangka Raya itu, yang bersangkutan langsung kabur.

Alhasil dengan kejadian tersebut, Zulfikar (25) warga Jalan Merpati yang mengalami kerugian sekitar Rp30 juta atas kejadian itu, dan melaporkan kasus tersebut ke Polresta Palangka Raya.

Tidak lama dilaporkan, kepolisian setempat berhasil membekuk pria berumur 19 tahun itu di Jalan Seth Adji Kota Palangka Raya dan berhasil menyita satu unit handphone yang dicurinya masih dalam bentuk paketan jasa pengiriman.

“Sebenarnya kasus itu ingin diselesaikan secara kekeluargaan, namun karena korban berkeinginan dilanjutkan, maka persoalan tersebut ditindaklanjuti dan yang bersangkutan sudah dilakukan penahanan,” ungkapnya.

Ditambahkan Gultom, dalam perkara itu pelaku hanya mengambil paket yang berisikan satu ponsel dan barang berharga itu rencananya akan dikirim ke pemilik.

Namun oleh pelaku diambil hingga akhirnya dilaporkan dan kepolisian melakukan penyelidikan serta sampai akhirnya berhasil meringkus pelaku tanpa perlawanan.

“Sebenarnya pelaku sudah diamankan kurang dari 1×24 jam, namun lantaran kemarin proses akan dilakukan mediasi maka baru kali ini disampaikan. Dan memang terduga merupakan karyawan setempat,” demikian Gultom.
(ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here