AMUNTAI, expos55.com Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten HSU, Senin (10/8/2021)

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula DPPPA HSU ini diikuti oleh aparat Desa, Kelurahan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Dinas terkait guna mengantisipasi dan penanganan lebih lanjut di wilayahnya masing – masing.

Kepala DPPPA HSU, Hj Gusti Iskandariah saat membuka kegiatan mengatakan, Sosialisasi ini dilakukan setelah adanya isu perdagangan orang di HSU, terlebih kata Gusti Iskandariah hal ini
terkait sempat adanya kasus ibu muda yang dikarenakan faktor ekonomi, permasalahan di keluarganya di masa pandemi seperti sekarang ini yang tergiur ajakan seseorang sehingga
sempat meninggalkan keluarganya.

“Meski rumit akhirnya DPPPA HSU dibantu pihak kepolisian dapat memulangkan ibu muda tersebut kembali ke keluarganya.” jelas Gusti Iskandariah

Ia mengharapkan melalui kegiatan ini dapat memperkuat peranan orang tua, tokoh masyarakat, aparat disekitar lingkungan masyarakat untuk dapat mengantisipasi terkait persoalan Tindak
Pidana Perdagangan Orang (Human Trafcking).

“Melalui kegiatan ini, Kita mencoba menyelesaikan permasalahan – permasalahan yang ada dilingkungan kita masing – masing.” ucap Gusti Iskandariah.

Ia menilai perlunya percepatan penanganan dan antisipasi pencegahan TPPO bagi seluruh pihak terutama bagi orang tua, keluarga, hingga aparat desa serempat.

Selain sosialisasi, ia juga mengharapkan kegiatan ini juga menjadi forum dialog terkait inovasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di masyarakat khususnya di Kabupaten HSU.
“Melalui kegiatan ini, informasi apa yang perlu kita dapatkan, sebagai bahan untuk melindungi perempuan, untuk melindungi keluarga kita terkait pencegahan TPPO.” imbuhnya.

Disamping membentuk anggota gugus tugas pencegahan TPPO, digelarnya Sosialisasi ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan tindakan preventif, prosedur serta penanganan dalam kasus
tindakan pidana perdagangan orang.

 

Sumber : Diskominfo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here