Expos55.com Palangka Raya – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kota Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir ini.

“Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus secara gencar melakukan patroli wilayah,”ungkap Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani, Selasa (1/9/2020).

Disebutkan Emi, beberapa titik atau lokasi rawan karhuta menjadi prioritas dari kegiatan patroli yang dilakukan personil BPBD. Seperti titik kawasan dijalan lintas trans Kalimantan Tengah.

“Gencarnya patroli ini lebih dikarenakan wilayah Kota Palangka Raya sudah memasuki musim kemarau, sehingga kawasan hutan ataupun lahan kosong perlahan mengalami kekeringan. Dengan kondisi itu akan sangat rawan terjadinya karhutla,” tambahnya.

Apapun terkait adanya kasus karhutla,,terutama ditemukannya kebakaran area lahan milik warga dalam beberapa hari terakhir ini, maka ungkap Emi, lebih disebabkan. akibat adanya aktifitas warga yang membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Kami sudah melakukan pemasangan plang-plang himbauan dan melakukan sosialisasi langsung kepada warga pemilik lahan, agar tidak membakar area lahan, meski alasan membersihkan lahan,”tukasnya.

Selebihnya Emi mengingatkan masyarakat Kota Palangka Raya, untuk dapat memahami adanya larangan pemerintah terkait membakar lahan dimusim kemarau.

“Iya, jangan sampai terjadi lagi ancaman bencana karhutla yang akan menghmbat aktivitas masyarakat serta merugikan banyak sisi, tidak hanya ekonomi namun juga kesehatan,”tandasnya. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here