Kuala Kurun Expos55.com Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah memfasilitasi dan memediasi permasalahan antara sejumlah masyarakat Kecamatan Manuhing dengan PT Kalimantan Hamparan Sawit (KHS), Rabu.

“Sejumlah masyarakat Kecamatan Manuhing melalui organisasi masyarakat Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) meminta pihak perusahaan untuk memfasilitasi kebun plasma,” ucap Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala Dinas Pertanian Letus Guntur, Kamis.

Permintaan tersebut disampaikan melalui aksi damai di PT KHS. Menanggapi aksi damai tersebut, Bupati Gumas menugaskan sejumlah perangkat daerah untuk memfasilitasi dan memediasi kedua belah pihak.

Adapun perangkat daerah yang yang dimaksud yakni Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah, Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Koperasi UKM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Dinas Pertanian.

Mantan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Gumas ini menyebut, ada beberapa kesepakatan yang dicapai saat pelaksanaan fasilitasi dan mediasi antara sejumlah masyarakat Kecamatan Manuhing dan perusahaan.

“Nantinya akan ada pembahasan lebih lanjut terkait permintaan masyarakat tadi. Ini memang akan memakan waktu yang tidak sebentar, jadi masyarakat kami minta untuk bersabar,” katanya.

Diapun mengapresiasi masyarakat melalui TBBR yang telah menyampaikan aspirasi secara damai, sehingga suasana keamanan dan ketertiban di wilayah setempat tetap kondusif. Selain itu, dia juga mengapresiasi pihak kepolisian yang telah mengamankan jalannya aksi damai tersebut.

Untuk diketahui, aksi damai tersebut mendapat pengamanan langsung oleh jajaran Kepolisian Resor Gumas, yang dibantu oleh personel BKO Brimob dan Ditsamapta Kepolisian Daerah Kalteng.

Kapolres Gumas AKBP Irwansah menyampaikan bahwa kehadiran Polri adalah untuk menjaga dan menertibkan unjuk rasa agar berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

“Kami senang bapak dan ibu datang dengan niat untuk menjaga harkat, martabat serta kehormatan suku Dayak. Kehadiran kami di sini bukan sebagai penghalang, namun sebagai aparat negara,” ucapnya.

Dia menyebut bahwa kehadiran Polri bertujuan untuk menjaga supaya penyampaian aspirasi berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

“Kita tunjukkan bahwa warga Kalteng khususnya warga Kecamatan Manuhing adalah warga yang tertib, santun dan patuh hukum,” demikian Kapolres Gumas.
(ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here