Muara Teweh Expos55.com  Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Nadalsyah mengingatkan kepada para guru di daerah setempat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan  dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar

“Saat ini memang masih dalam suasana pandemi COVID-19. Oleh karena itu tak henti-hentinya melaksanakan imbauan dan melaksanakan protokol kesehatan bagi seluruh masyarakat di daerah ini termasuk para guru,” kata Bupati Nadalsyah peringatan puncak HUT PGRI ke-76 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-56 tahun 2021 di kabupaten setempat di gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis.

Nadalsyah juga mengimbau bagi warga yang belum mendapatkan vaksin, hendaknya datang ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan vaksin sesuai yang sudah dianjurkan.

“Ini bentuk upaya percepatan terbentuknya kekebalan tubuh atau herd immunity,” kata Nadalsyah.

Peringatan puncak HUT PGRI dan HGN  ini juga dihadiri Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Sekda Drs Muhlis, unsur FKPD, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama Barito Utara, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, Ketua PGRI, para guru dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Nadalsyah mengatakan peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, pada 25 November 1945 seratus hari setelah merdeka, di Surakarta, Jawa Tengah, puluhan organisasi guru berkongres bersepakat membentuk satu satunya wadah dengan PGRI.

“Sejak lahir PGRI yang bersipat unitaristik, indipenden, dan nonpolitik fraktis, adalah organisasi profesi, perjuangan dan ketenagakerjaan yang selalu berupaya mewujudkan profesional, sejahtera dan bermartabat dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, peran guru dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sungguh besar dan sangat menentukan, guru merupakan salah satu komponen yang strategis dalam menentuman keberhasan pendidikan yang meletakan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik. Hal ini tidak lain untuk mencapai tujuan nasional mencerdaskan bangsa.

“Sejak masa penjajahan, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didik dan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nadalsyah, melalui tema “Bangkit guruku maju negeriku, Indonesia tangguh Indonesia Tumbuh” ini menunjukan bahwa PGRI tidak pernah diam dan selalu membangun kekuatan dan kebersamaan untuk mewujudkan anak Indonesia cerdas dan berkarakter di tengah maraknya persaingan dalam dunia industri.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here