Muara Teweh Expos55.com Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Nadalsyah terus mendorong tercapainya target vaksinasi  COVID-19 sebesar 70 persen di daerah setempat dengan dilaksanakannya vaksinasi secara massal.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang mau mendengar anjuran pemerintah untuk bervaksin pada hari ini,” kata Nadalsyah ketika menghadiri pelaksanaan vaskinasi di Puskesmas Lahei II dan Desa Muara Inu, Kecamatan Lahei, Senin.

Nadalsyah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia untuk berpartisipasi dalam menyukseskan vaksinasi, sambil mengingatkan kembali mengingatkan pentingnya vaksinasi untuk masyarakat.

“Vaksinasi untuk membentuk herd immunity agar masyarakat terbebas dari sebaran virus COVID-19,” kata Nadalsyah.

Dia juga menjelaskan  bahwa vaksin yang diberikan ini sangat aman dan halal sesuai dengan fatwa MUI.

“Jangan lagi termakan isu-isu atau hoaks terkait hal tersebut, saya tegaskan bahwa vaksin aman dan halal serta dapat menambah kekebalan tubuh dari COVID-19, dan juga perlu diingat tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas Nadalsyah.

Bupati juga mengharapkan kerja sama dari semua pihak untuk dapat mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kurang dari 4,5 persen dari target yang ditetapkan, semoga dengan kerja sama dari semua pihak kita dapat mencapai target yang ditetapkan,” kata Nadalsyah.

Dalam meninjauan vaskinasi di Puskesmas Lahei II dan Desa Muara Ibu itu, Bupati Nadalsyah didampingi Sekda Barito Utara Muhlis, unsur FKPD dan pejabat lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Siswandoyo menjelaskan daerah ini ditargetkan sebanyak 70 persen untuk di mana target tersebut hampir tercapai.

Pada Puskesmas Lahei II yang wilayah kerjanya meliputi Kelurahan Lahei II, Desa Mukut, Muara Ipu, Muara Bakah, Hurung Enep, dan Juju Baru target yang tercapai yakni 51,13 persen (2.552) untuk dosis 1 dan 28,29 persen (1.412) untuk dosis 2 dari jumlah target vaksinasi sebanyak 4.991.

Sementara untuk target Kabupaten sampai dengan tanggal 26 Desember 2021 tercapai sebesar 65,51 persen atau masih kurang 4,49 persen dari target yang ditetapkan 70 persen.

Rendahnya capaian vaksinasi, menurut Kadis Kesehatan, H Siswandoyo, adalah terkendala dalam mobilisasi masyarakat dan juga adanya keengganan dari masyarakat.

“Sudah kita sosialisasikan vaksin halal dan aman serta pentingnya vaksinasi, mudahan kedepannya masyarakat mau bervaksin,” sebut Siswandoyo.
(ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here