Muara Teweh Expos55.com Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Nadalsyah melantik dan mengambil sumpah janji jabatan sebanyak 236 pejabat pengawas ke dalam jabatan fungsional ahli muda di arena terbuka Tiara Batara Muara Teweh, Kamis.

Pelantikan pejabat pengawas ke dalam jabatan fungsional ahli muda sebanyak 236 orang ini pengukuhan jabatan bagi  21 jabatan dalam struktur organisasi Pengelolaan Keuangan dan Aset sesuai Peraturan Bupati Barito Utara Nomor 18 Tahun 2021 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA).

Dari 21 orang pejabat di BPKA yang dikukuhkan tersebut, empat orang diikutsertakan langsung dalam pelantikan penyetaraan menjadi pejabat fungsional.

Pada kesempatan tersebut Bupati Barito Utara  Nadalsyah mengimbau kepada semua untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi.

“Bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi COVID-19 dapat mendaftarkan diri di puskesmas terdekat untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19,” kata Nadalsyah.

Dikatakan Bupati, penyetaraan jabatan merupakan salah satu bagian dari proses penyederhanaan birokrasi sesuai dengan arahan Presiden RI yang menginginkan sebuah pemerintahan yang memiliki struktur organisasi yang ramping dan efisien.

Di mana, kata dia, jabatan struktural (eselonisasi) diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian dan kompetensi, oleh sebab itu reformasi struktur eselonisasi perlu dilakukan agar lembaga pemerintah lebih sederhana sehingga dapat bergerak semakin lincah.

Penyetaraan jabatan ini baru langkah awal dan selanjutnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh setiap perangkat daerah dalam penerapan penyederhanaan birokrasi, agar kedepannya menjadi birokasi yang responsif, dinamis, dan berdaya saing global sehingga terciptalah tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Kepada pejabat yang baru saja dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan pada hari ini, saya harapkan dapat secara perlahan mengubah mindset dari pejabat struktural menjadi pejabat fungsional. Serta belajar dan pahami tupoksi dengan jabatan yang baru sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata dia.

Nadalsyah mengatakan hilangkan stigma yang beranggapan bahwa jabatan fungsional merupakan jabatan kelas dua dibandingkan jabatan struktural. Banyak keuntungan dari jabatan fungsional yang dapat diperoleh, beberapa di antaranya yaitu peluang usia pensiun yang lebih panjang serta lebih cepat untuk mendapatkan kenaikan pangkat jika memenuhi angka kredit.

“Perlu saudara ketahui juga bahwa jabatan fungsional bukanlah jabatan yang bisa diisi oleh sembarang orang, pengisiannya didasarkan pada keahlian dan keterampilan serta penilaian tertentu. Saya ucapkan selamat bekerja dan segeralah menyesuaikan diri dengan terus meningkatkan kompetensi sesuai jabatan fungsionalnya masing- masing. Dan saya berharap saudara mampu membuktikan kemampuan saudara melalui prestasi kerja yang baik dimasa yang akan datang,” katanya.

Bupati juga meminta kepada pejabat yang dilantik agar lebih meningkatkan disiplin diri sendiri pada unit kerja masing-masing. Agar terus membangun integritas diri dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, terutama untuk mewujudkan tujuan reformasi birokrasi pemerintahan yang bersih, berwibawa dan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab serta dedikasi maksimal. Dan menjadi figur dan panutan yang baik bagi sesama maupun di lingkungan masyarakat.
(ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here