Palangka Raya Expos55.com PT Bank Kalteng sebagai lembaga keuangan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta pemerintah kabupaten dan kota, menyambut baik rencana pengembangan klaster budidaya udang vaname.

“Kami juga telah memberikan dukungan berupa Dana Pembuatan SID Survey Investigation Design (SID) dan Detail Engineering Design (DED),” kata Direktur Utama Bank Kalteng Yayah Diasmono di Pangkalan Bun, Jumat.

Selain itu, Bank Kalteng secara khusus telah membuat produk untuk pembiayaan atau kredit usaha budidaya udang vaname berupa Kredit Kemitraan Budidaya Udang Bank Kalteng.

Produk kredit usaha budidaya udang vaname yang dibuat Bank Kalteng ini telah disesuaikan dengan kondisi yang sesuai dengan kebutuhan penambak dan diberikan kemudahan dalam penerapannya.

“Kemudahan itu, diantaranya untuk tambak rakyat, seperti pembiayaan 100 persen dari kebutuhan usaha, termasuk untuk biaya¬†pengurusan sertifikat tanah,” jelasnya dalam FGD prospek dan investasi tambak ddang vaname di Kalteng bersama jajaran pemprov dan lainnya.

Kemudian kemudahan lainnya, yaitu boleh diberikan kepada penambak yang belum berpengalaman sepanjang mendapat pendampingan dari tenaga teknis mitra Bank Kalteng. Sedangkan untuk tambak udang vaname umum, pembiayaan 80 persen dari kebutuhan usaha, bisa untuk kebutuhan investasi dan atau modal kerja, serta saat belum panen, kredit tidak diangsur.

Lebih lanjut Yayah menyampaikan, dalam FGD tersebut akan banyak berdiskusi mengenai aspek-aspek penting dalam prospek dan investasi tambak udang vaname di Kalteng.

FGD akan diawali pemaparan materi yang akan disampaikan para narasumber dari PT CPP atau Central Proteina Prima Tbk dan FTP UGM yang telah memiliki pengalaman panjang dalam penelitian dan penerapan tambak udang vaname di Pantai Selatan.

“Kami harapkan materi yang disampaikan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas lagi terkait aspek-aspek penting dalam prospek dan investasi tambak udang vaname, mengingat potensi kita dalam bidang ini¬†sangatlah besar,” terangnya.

Di samping itu, Bank Kalteng juga telah menjalin kerja sama dengan PT CPP yang telah berpengalaman memastikan usaha dijalankan sesuai dengan teknik budidaya udang vaname yang baik, sehingga menghasilkan keuntungan yang optimal.

Dirut Bank Kalteng ini mengatakan, dengan peluang serta potensi yang dimiliki dan juga dukungan seganap pihak terkait, pihaknya yakin dan optimis, melalui FGD ini maka bisnis udang vaname akan berhasil dan memberi manfaat untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya penambak dan pelaku usaha yang menyertainya.

“Sehingga memberikan dampak positif bagi roda perekonomian di Kalimantan Tengah,” tutup Yayah.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here