Expos55.com , SUNGAI DANAU РBencana banjir yang terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu,  Kalimatan Selatan (Kalsel) makin meluas Jumat (14/5/2021).

Air luapan Sungai Satui juga turut merendam Desa Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, Eryanto Rais saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id mengatakan, luapan air yang menggenangi kawasan Desa Sungai Danau masih bertahan hingga Jumat (14/5/2021) sore.

“Kondisi air sungai di Sungai Danau masih bertahan,” kata Eryanto.

Terpisah, Kepala Desa Sungai Danau, Syabani dihubungi mengatakan genangan air sebenarnya sudah mulai terjadi sejak kurang lebih pukul 9.00 Wita, Kamis (13/5/2021).

Namun saat itu kata dia, genangan belum terlalu tinggi dan masih terbatas di beberapa titik saja di desa tersebut.

“Mulai naik tinggi itu tadi malam, naiknya cepat juga dan masih bertahan sampai sore ini. Paling dalam ada sampai atap rumah, dua meter lebih kira-kira,” kata Syabani, Jumat (14/5/2021).

Dari catatannya dan telah  dilaporkan ke Sekretariat Posko Tanggap Darurat Siaga Bencana Kecamatan Satui, terdata ada 1992 Kepala Keluarga (KK) atau 6707 warga dari 19 RT di desa ini yang terdampak banjir.

Mereka merupakan warga yang berdomisili di RT 01,02, 03, 04, 05, 06, 07, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 20, 21, 22 dan RT 23 Desa Sungai Danau.

Masyarakat yang rumahnya terendam kata Syabani mengungsi baik ke rumah saudara atau kerabatnya maupun ke posko pengungsian di Gedung Majelis Taklim setempat.

Meski ada ribuan warga yang terdampak, namun menurut Syabani upaya evakuasi khususnya bagi para lansia, anak-anak, wanita hamil dan orang sakit telah berhasil dilaksanakan.

Karena itu, saat ini menurutnya bantuan berupa bahan makanan pokok, logistik untuk dapur umum, alas tidur dan selimut sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang mengungsi.

“Dari BPBD sudah ada upaya dan bantuan juga. Selain yang dibuat BPBD, kami secara swadaya juga membuat dapur umum,” ungkapnya. (*)

(B.post)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here