Palangka Raya Expos55.com Aparatur sipil negara lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diingatkan, agar tidak menggelar acara pada saat momen Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Hal ini sebagai upaya bersama untuk mengendalikan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan dalam hal ini hendaknya ASN mampu menjadi teladan yang baik, kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Palangka Raya, Senin.

“ASN yang menggelar acara apalagi berpotensi menciptakan kerumunan akan diberikan sanksi,” katanya.

Untuk bersilaturahmi diharapkan para ASN maupun masyarakat bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara maksimal, yakni cukup menggunakan media daring atau online, mengingat keadaan saat ini masih tidak memungkinkan.

Diketahui bersama perayaan Idul Adha kali ini masih dalam suasana pandemi COVID-19, sehingga diharapkan masyarakat bisa tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

“Agar dipahami keadaan saat ini membutuhkan kearifan bersama untuk bersikap dan berbuat, jangan memaksakan diri, fakta di depan mata kita ribuan orang meninggal setiap hari karena covid-19,” imbaunya.

Semua kondisi itu sudah cukup untuk meyakinkan semua pihak, bahwa COVID-19 ada dan nyata. Maka semua pihak diminta tak lupa menggunakan masker saat beraktivitas, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan.

Selain itu bersama-sama menyukseskan vaksinasi agar dapat terwujudnya kekebalan kelompok atau herd immunity sebagai upaya bersama memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Lebih lanjut Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan ucapan selamat Idula Adha kepada seluruh umat muslim di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

“Atas nama pribadi dan keluarga, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya ucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah,” ucapnya.

Mari bersama-sama menjadikan momentum Idula Adha sebagai tekad kebersamaan dalam mengakhiri pandemi COVID-19.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here