Expos55.com  Palangka Raya- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya mencatat sampai dengan sekarang ini kasus Kekerasan terhadap perempuan dan anak mengalami penurunan. Angkanya menurun dari sebelumnya ada 23 menjadi sekarang menjadi 19 kasus.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala DPPKBP3APM Kota Palangka Raya ketika menyampaikan laporannya di Kegiatan sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KtPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tahun 2021 yang di Aula Peteng Karuhei II Kota Palangka Raya, Rabu (9/6/2021).

“Alhamdulillah Angka Kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah kota Cantik Palangka Raya pada tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
dimana tahun sebelumnya ada 23 kasus dan di tahun ini ada 19 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak”, Tutur Sahdin.

Menurutnya, penurunan kasus Kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut merupakan salah satu hasil dari kerja keras instansi-instansi terkait serta organisasi yang peduli terhadap perempuan dan anak dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Jika melihat dari kasus yang telah ditangani, faktor yang paling banyak ditemui merupakan faktor ekonomi. Kemudian diikuti faktor kekerasan fisik, kekerasan secara psikis, penelantaran anak, dan lainnya” Tutur Sahdin.

Sahdin menerangkan bahwa di Kota Palangka Raya juga sudah berdiri UPTD PPA sehingga mempermudah untuk melapor apabila ada tindakan kekerasan yang terjadi di wilayah sekitar.

“Kami akan terus mengedukasi masyarakat agar mereka tahu ke mana mereka harus melapor dan jika masyarakat mengalami kekerasan dapat melapor ke UPTD PPA yang selalu siap melayani masyarakat ,” Tutupnya. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here