Expos55.com Palangka Raya – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Palangka Raya mencatat 700 lebih sarang walet di kota tersebut telah terdaftar atau mengantongi izin resmi.

“Iya, sejauh ini usaha sarang walet memberi andil besar dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak,”ungkap Kepala BPPRD Palangka Raya, Aratuni D Djaban, Jumat (2/7/2021)

Melihat potensi besar dari keberaan sarang walet ini, membuat pihaknya kata Aratuni, terus mengoptimalkan potensi tersebut guna mendukung peningkatan PAD.

.”Kami bicara bukan soal naiknya puluhan persen pajak. Tapi tahun lalu mencapai 316,67 persen,”jelasnya.

Perlu diketahui ungkap Aratuni, sejauh ini BPPRD telah menggandeng Kejaksaan Negeri Palangka Raya, sebagai upaya mengoptimalisasikan penagihan pajak sarang walet tersebut.

Terbukti, dengan adanya pendampingan dari pihak kejaksaan itu dapat berjalan makaimal. Piutang pajak sarang walet yang bertahun-tahun belum sempat tertagih, kini bisa dipungut dalam rangka optimalisasi PAD.

“Kerjasama ini hanya untuk memberikan pemahaman kepada para wajib pajak. Terutama tentang hak-hak keperdataan.Ini yang harus dipahami setiap wajib pajak,”tandasnya. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here