Palangka Raya Expos55.com Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Fairid Naparin, mengatakan, 27 dari 30 kelurahan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini masuk zona hijau penyebaran COVID-19.

“Sampai kemarin, dari 30 kelurahan, ada 27 yang masuk kategori zona hijau penyebaran COVID-19. Sementara kelurahan sisanya masuk kategori zona kuning,” kata Fairid di Palangka Raya, Rabu.

Meski demikian, warga Kota Palangka Raya tetap diminta selalu waspada terhadap potensi penyebaran COVID-19, termasuk terhadap ancaman varian Omicron yang kini sudah masuk ke Indonesia. .

Masyarakat juga diminta menaati aturan yang ada dan melaksanakan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumunan serta menjaga jarak.

Penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap aktivitas, juga masih menjadi cara ampuh mencegah penularan virus tersebut.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Palangka Raya, 27 kelurahan yang masuk zona hijau itu tersebar di lima kelurahan Kecamatan Pahandut dan tiga kelurahan di Kecamatan Jekan Raya.

Kemudian lima kelurahan di Kecamatan Sabangau, tujuh kelurahan di Kecamatan Bukit Batu dan tujuh kelurahan di Kecamatan Rakumpit.

Kemudian, tiga kelurahan lain yang masuk zona kuning, terdiri dari satu kelurahan wilayah Kecamatan Pahandut, satu kelurahan di Kecamatan Jekan Raya dan satu kelurahan di Kecamatan Sabangau.

Sementara itu berdasarkan data terakhir dari Satgas Penanganan COVID-19 “Kota Cantik”, tercatat tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19 di daerah setempat mencapai 96,02 persen.

Jumlah warga yang sembuh itu berada di angka 12.608 orang dari total 13.131 warga Palangka Raya yang positif COVID-19. Dari seluruh kasus positif, juga tercatat 520 orang meninggal dunia.

Sementara itu, sampai saat ini warga Palangka Raya yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 tinggal tiga orang. Jumlah itu menempati angka 0,02 persen dari total pasien positif.

Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Termasuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sebagai upaya meningkatkan kekebalan tubuh terhadap ancaman paparan virus tersebut.
(ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here