Palangka Raya Expos55.com  Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran terus melakukan inovasi dan terobosan dalam upaya pemerataan pembangunan, baik dari segi Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan serta program peningkatan kesejahteraan rakyat dan perekonomian dalam artian luas termasuk dalam penyediaan rumah layak huni di Prov. Kalteng. Keterbatasan anggaran Pemprov. Kalteng tidak menyurutkan semangat pemerataan pembangunan di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Tanah Berkah Pemprov. Kalteng.

Pemprov. Kalteng dibawah kepemimpinan H. Sugianto Sabran, Gubernur Kalteng melakukan langkah-langkah strategis serta melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat dalam upaya mendukung dari sisi anggaran untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, yang salah satunya merupakan penyediaan rumah yang layak huni dalam rangka untuk memastikan masyarakat Kalteng dapat menikmati kehidupan yang layak.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Kalteng- Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), persentase Rumah Layak Huni di Provinsi Kalteng cenderung meningkat sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2021, yakni meningkat 42,17% pada tahun 2017, 43,79 % pada tahun 2018, 47,90% pada tahun 2019 dan meningkat 51,97% pada tahun 2020. Angka ini akan terus meningkat mengingat perhatian Gubernur Sugianto Sabran dalam hal peningkatan dan pemerataan pembangunan di Kalimantan Tengah terus dilakukan.

Untuk tahun 2021 walaupun kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir, Pemprov. Kalteng tetap akan membangun 750 Unit Rumah dengan anggaran Rp.15.000.000.000,- untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Adapun 750 unit rumah ini tersebar di 10 Kabupaten dan 1 Kota.

Pada berbagai kesempatan Gubernur Sugianto Sabran terus mengingatkan, bahwa programbedah rumah harus tepat sasaran dan tepat manfaat. Perbaikan rumah menjadi rumah layak huni yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tersebar di wilayah Kabupaten/ Kota Se- Kalteng.

Selain itu, perhatian Gubernur juga fokus untuk memperhatikan veteran pejuang dan janda pejuang yang belum memiliki tempat tinggal yang layak huni.

“ Veteran pejuang telah mengorbankan harta bahkan nyawa, inilah kewajiban kita sebagai penerus memberikan apresiasi kepada mereka dengan memberikan kehidupan yang layak” pungkas Gubernur Sugianto Sabran.

Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Pemprov. Kalteng telah melaksankan kegiatan Bedah Rumah berupa rehab rumah bagi veteran dan janda pejuang, dengan total hibah sebanyak 70 Unit Rumah dengan rincian yakni Penerima Hibah bagi Veteran sebanyak 56 orang dan Janda Pejuang sebanyak 14 orang dengan total anggaran sebesar Rp. 1.669.500.000,-. Peningkatan presentase Rumah Layak Huni di Prov. Kalteng dari tahun ke tahun terus ditingkatkan, baik dengan upaya mandiri Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota melalui APBD dan DAK juga dengan upaya koordinasi dan sinkronisasi yang dilakukan oleh Pemprov. Kalteng dengan pemerintah pusat melalui kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Upaya ini juga didukung oleh pihak pengembang melalui DPD REI Prov. Kalteng yang telah membangun rumah sebanyak 7.596 Unit.
(MMC Kalteng/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here